Monday, 12 August 2013

7 Jenis Ciuman (Bagian 1)


1. Butterfly Kiss
Mencium bagian tubuh si dia dengan mengedip-ngedipkan bulu mata hingga pasangan terasa geli. Ciuman ini bisa diberikan di pipi, ujung bibir, dahi atau perut.

2. Cheek Kiss
Biasanya ciuman ini diberikan pada saat kencan pertama sebagai tanda “aku suka padamu”. Ciuman pipi ini bisa semakin mesra jika
Kalian tahu caranya, letakkan tangan kalian di pundaknya lalu sebelum mencium usap dulu pipinya dengan bibir kalian, lakukan dengan penuh kelembutan.

3. Eskimo Kiss
Ciuman dengan cara saling menggosokkan hidung kalian dengan pasangan. Biar lebih seru dan seperti di Eskimo, lakukan di depan kulkas yang terbuka!

4. Eyelid Kiss
Sementara pasangan kalian sedang tidur, ciumlah kelopak matanya yang tertutup dengan sangat perlahan dan mesra. Ciuman yang sederhana tetapi bisa berarti sangat mendalam bagi si dia.

5. Freeze Kiss
Ciuman yang dilakukan setelah bibir ditempeli es batu. Dingin tapi menyenangkan! Ada cara lain yang tak kalah serunya, kalian dan pasangan berciuman sambil memainkan es batu dengan lidah di dalam mulut.

6. Earlobe Kiss
Ciumlah pasangan kalian tepat di telinganya, tapi jangan bersuara! Cukup dengan hembusan nafas saja karena suara kalian akan membuatnya terperanjat.

7. The Whipped Cream Kiss
Celupkan jari kalian ke dalam whipped cream, lalu jilat jari kalian secara perlahan-lahan. Selanjutnya kalian dan pasangan saling berpelukan dan berciuman, ciuman yang manis karena di mulut kalian masih tersisa citarasa whipped cream.


BACA BAGIAN 2 NYA DISINI --> KLIK <--

7 Fakta Unik Internet


Dunia internet sudah sangat akrab dalam kehidupan sehari-harii. Kita mungkin perlu tahu sejarah unik tentang internet itu sendiri. Kapan pertama kali istilah internet digunakan, apa yang paling banyak dicari saat orang berselancar di dunia maya, dan lain sebagainya. Langsung saja disimak 7 fakta unik internet, dikutip dari apakabardunia.com


1. Gmail dari Garfield

Sebelum Gmail.com menjadi andalan Google, gmail.com adalah situs dari kartun kucing oranye pemalas yaitu Garfield. Dan singkat cerita Google terpaksa membeli situs gmail.com untuk dirubah menjadi penyedia jasa email nomor satu dari Google.

2. Youtube menyortir 100 tahun film

Google sangat perhatian terhadap Hak Atas Kekayaan Intelektual, karena itu tiap hari Google menscan tiap hari video-video yang telah diunggah ke situs Youtube, dan jika semua video tersebut disambungkan maka panjang video akan mencapai 100 tahun, dan itu di scan tiap hari oleh Google!

3. Webcam Pertama Tercipta Untuk Mengawasi Kopi

Tahun 1991 Cambridge University sukses menguji coba webcam, dan tugas mulia pertama kali adalah memantau mesin kopi, well para staff sering kali mendapati mesin kopi dalam keadaan kosong dan sang pencuri musti mendapat pelajaran.

4. Istilah “Internet” pertama

Istilah “internet” pertama kali muncul di booklet “Internet Transmission Control Program.

5. Sebelum 1992 Kalian Tidak Boleh Jualan di Internet

Kongres Amerika baru menyetujui Scientific Advanced Technology Act di tahun 1992 yang memungkinkan orang-orang melakukan perdagangan di internet.

6. Kencan Via Internet

Semakin banyak orang ketemuan via internet lalu menikah. Tapi tunggu dulu banyak juga negatifnya. Saran saya berhati-hatilah dengan “pasangan” kalian di dunia maya.

7. Karya Steve Job Dibalik Penemuan Internet

Komputer pertama yang dipakai Tim Berner Lee untuk merancang internet adalah komputer NEXT, perusahaan yang dibuat oleh Steve Job setelah ditendang dari Apple.

7 Tips Mengatasi Grogi Di Depan Umum



Hal yang satu ini memang sangat mengganggu dan seringkali membuat kita merasa malu sampai berhari-hari setelahnya. Grogi seringkali datang pada orang yang tidak biasa berbicara di depan umum atau orang yang jarang berbicara di depan orang ramai, misalnya berbicara di depan kawan-kawan sepermainan. Namun grogi juga tidak hanya menyerang orang yang tidak biasa berkomunikasi di depan umum. Grogi juga bisa menyerang seseorang yang sudah terbiasa berbicara kepada khalayak ramai. Biasanya faktor yang menyebabkan seseorang yang biasa berbicara di depan umum mengalami grogi adalah karena ia merasa ada yang kurang pada dirinya.

Efek dari rasa grogi ini bermacam-macam. Ada yang menjadi lupa dengan apa yang ingin dia sampaikan, jika sudah begini akan terlihat sekali seseorang tersebut tampak salah tingkah dan terdiam beberapa saat, kemudian terlihat bingung, pembicaraan yang ia sampaikan pun menjadi tidak terarah. Efek lainnya dari rasa grogi yang cukup memalukan menurut saya ketika kita menjadi salah tingkah, biasanya kita akan menjadi objek terdekat sebagai pelarian. Misalnya pulpen, seseorang yang grogi kadang melakukan hal-hal yang tidak penting untuk mengalihkan, namun karena rasa groginya ia menjadi sulit mengendalikan diri. Terkadang bisa saja ia menjatuhkan objek pelariannya tadi. Atau efek grogi yang lain adalah ketika tiba-tiba saja kita menjadi serak dan batuk-batuk karena tersekat pembicaraan. Lebih dari itu, terkadang seseorang mengeluarkan intonasi suara yang aneh ketika grogi dan di tertawakan oleh audience nya.

Hal-hal seperti ini tentu bisa membuat seseorang trauma untuk berbicara di depan umum. Nah, ini bahaya jika sudah merasa trauma. Rasa grogi ketika berbicara di depan umum, bisa menghambat kita ketika akan mempresentasikan sesuatu. Oleh karena itu, kita perlu mngatasi rasa grogi ini agar kita lebih santai dalam presentasi atau menyampaikan sesuatu di depan umum. Sehingga apa yang akan kita maksud dapat kita sampaikan dengan baik kepada orang lain.

Berikut tipsnya, dikutip dari ide2gue.blogspot.com


1. Persiapan
Jangan lupa untuk mempersiapkan diri sebelum kalian presentasi atau berbicara di depan umum. Misalnya dengan presentasi sendiri di kamar. Presentasikan seluruh materi yang akan kalian sampaikan agar ketika kalian presentasi yang sebenarnya pembicaraan menjadi lebih terarah.

2. Tenang
Siapkansegala sesuatu yang dibutuhkan untuk presentasi beberapa saat sebelum kalian presentasi. Sisakan sedikit waktu selanjutnya agar kalian bisa berkonsentrasi pada materi yang akan kalian sampaikan. Sebelum kalian memulai presentasi buat diri kalian setenang mungkin. Jangan memikirkan hal-hal lainnya lagi dan buat diri kalian senyaman mungkin.

3. Percaya Diri
Kalian harus percaya diri ketika akan berbicara atau presentasi di depan umum. Hal ini sangat penting, karena akan mengganggu kalian selama presentasi. Jangan lagi memikirkan bahwa kalian masih kurang rapi, kurang tampan atau kurang cantik dan lain sebagainya. Audience tidak akan memperdulikan penampilan kalian jika kalian mampu menyampaikan sesuatu dengan baik dan menarik. Namun, kalian tetap harus mempersiapkan penampilan terbaik kalian sebelumnya.

4. Ubah Persepsi
Ubahlah persepsi kalian tentang diri kalian sendiri. Terkadang kita seringkali mendoktrin diri sendiri dengan merasa bahwa kita bodoh dan tidak cukup mampu. Hal tersebut harus di buang jauh-jauh. Buat diri kalian yakin bahwa kalian memiliki kemampuan yang cukup. Jangan terlalu parno, walaupun kalian sedang berbicara kepada orang yang lebih tinggi pengetahuannya. Sampaikan saja apapun yang ingin kalian sampaikan. Terkadang kita merasa kurang yakin untuk menyampaikan sesuatu karena takut salah, itu persepsi yang tidak baik.

5. Tersenyum
Jangan lupa untuk tersenyum selama kalian berbicara di depan umum, karena hal itu dapat membantu kalian mengurangi rasa grogi atau gugup selama presentasi dan membuat kalian lebih santai.

6. Positif Thinking
Ketika kalian akan berbicara di depan umum, usahakan agar selalu positif thingking. Kita tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi. Misalnya saja jadwal kalian mundur beberapa menit atau ada kendala tertentu. Tempatkan diri kalian untuk selalu tenang menghadapi apapun yang terjadi yang di luar keinginan kalian. Jika kalian tidak mampu mengusai diri, kalian bisa merusak konsentrasi kalian sendiri.

7. Biasakan Diri
Salah satu latihan yang dapat kalian lakukan untuk mengurangi rasa grogi pada diri kalian adalah dengan membiasakan diri. Jika kalian sedang berkumpul dengan teman-teman, sering-seringlah kalian menjadi si Pembicara bukan hanya Pendengar. Atau biasakan memberi pendapat atau bertanya ketika kalian mengikuti seminar atau pertemuan. Dengan begitu kalian akan terbiasa menyampaikan sesuatu di depan umum.